1. Aceh Singkil
i News Aceh – Aceh Singkil yang kini masuk dalam administrasi Sumatera Utara mendapat tanggapan bijak dari Bupati Tapanuli Tengah, Masinton Pasaribu. Dalam kunjungan ke Banda Aceh mendampingi Gubernur Sumut, Masinton menegaskan bahwa polemik ini sebaiknya tidak dibesar-besarkan.
“Penting untuk tetap melihatnya dalam bingkai NKRI. Ini bukan soal klaim atau rebutan wilayah, tapi soal komunikasi dan persaudaraan,” ujar Masinton.
Keempat pulau yang dipersoalkan berada di wilayah Samudera Hindia dan selama ini digunakan oleh nelayan dari kedua provinsi. Tidak ada penghuni tetap, hanya persinggahan sementara. Masinton mengajak semua pihak untuk menyelesaikan persoalan melalui jalur musyawarah, tanpa memanaskan situasi di lapangan.
2. Gaya Feature Human Interest
Judul: “Di Pulau Tanpa Nama, Nelayan Tetap Melaut Tanpa Batas”
Empat pulau kecil di ujung barat Indonesia kini menjadi perbincangan hangat para pejabat. Tapi bagi para nelayan di Barus dan Singkil, pulau-pulau itu tetap sama: tempat berteduh, menghindari badai, atau sekadar menjemur hasil tangkapan.

Baca Juga: Jokowi Minta ASEAN Tangani Masalah Muslim Rohingya di Rakhine State
“Dari dulu kami singgah di sana. Nelayan Singkil juga sering, biasa saja. Laut itu luas, bukan milik satu orang,” ujar Pak Ramli, nelayan asal Manduamas.
Sementara itu di Banda Aceh, Gubernur Aceh dan Sumut bertemu dalam suasana penuh keakraban. Bupati Tapanuli Tengah, Masinton Pasaribu, menegaskan pentingnya dialog dan silaturahmi. Sebab meski pulau bisa dipetakan, persaudaraan tak bisa dipisahkan oleh garis koordinat.
3. Gaya Opini/Editorial
Ketika sebuah pulau tanpa penghuni menjadi objek sengketa administratif, kita diingatkan bahwa batas wilayah sering kali lebih politis daripada praktis. Empat pulau di Samudera Hindia, yang selama ini tidak menjadi pusat perhatian, kini menjadi topik yang (mungkin) terlalu dibesar-besarkan.
Ia datang bukan dengan peta dan argumen keras, melainkan dengan tangan terbuka dan semangat silaturahmi. “Kita semua anak-anak Republik,” katanya.
Semoga ini menjadi contoh bahwa menyelesaikan persoalan tak harus lewat panggung media atau ego sektoral. Tapi lewat percakapan sederhana di pendopo, dengan kopi dan niat baik.
4. Gaya Lingkungan dan Geo-sosial
Empat pulau kecil yang secara geografis lebih dekat ke Tapanuli Tengah kini resmi tercatat di wilayah administrasi Sumatera Utara. Meski tidak ada permukiman, posisi pulau-pulau ini berada di jalur nelayan dan memiliki nilai strategis di Samudera Hindia.
Tapi kita tetap harus bijak menyikapinya, agar tidak menjadi konflik di masa depan,” kata Masinton Pasaribu.










