Kota Langsa Kembali Dilanda Krisis Air Bersih, Pipa Utama WTP 4 Bocor
INEWS ACEH Kota Langsa harus kembali menghadapi gangguan serius pada sistem distribusi air bersihnya. Pada Rabu, 25 Juni 2025, terjadi kebocoran di pipa utama distribusi air bersih yang berasal dari instalasi pengolahan air (Water Treatment Plant/WTP) 4, tepatnya di Gampong Pondok Keumuning, Kecamatan Langsa Lama. Akibatnya, pasokan air bersih ke sejumlah wilayah di Langsa terhenti selama beberapa jam, menimbulkan keresahan di kalangan masyarakat.
Kebocoran ini segera diketahui oleh petugas PERUMDA Air Minum Tirta Keumueneng Kota Langsa, infrastruktur air
“Kami telah menginformasikan kepada seluruh pelanggan bahwa terjadi kebocoran pada pipa utama WTP 4 yang berlokasi di Gampong Pondok Keumuning,” ujar Ilham. Dia juga menambahkan bahwa tim teknis sudah bekerja sejak pagi hari dan berusaha secepat mungkin untuk memperbaiki pipa tersebut agar distribusi air kembali normal.
Apalagi air bersih adalah kebutuhan pokok yang sangat penting bagi kesehatan dan aktivitas harian warga.

Baca Juga : Klasemen F1 2019 Usai Bottas Menangi GP Australia
Kondisi ini menjadi pengingat nyata bahwa infrastruktur air bersih di Kota Langsa masih rentan terhadap kerusakan yang dapat mengganggu kehidupan masyarakat sehari-hari. Apalagi air bersih adalah kebutuhan pokok yang sangat penting bagi kesehatan dan aktivitas harian warga.
Setelah perbaikan fisik pipa selesai, normalisasi aliran air di jaringan distribusi tidak akan langsung terasa. Ilham menyebutkan, estimasi waktu untuk mengembalikan aliran air hingga ke rumah-rumah pelanggan bisa mencapai 24 jam. Mereka harus mencari alternatif sumber air atau menampung air sebelum distribusi pulih kembali. Beberapa warga melaporkan mengalami kesulitan memenuhi kebutuhan harian selama suplai air terhenti.
PERUMDA Air Minum Tirta Keumueneng berkomitmen untuk meningkatkan kualitas layanan dan menjaga infrastruktur agar kejadian serupa tidak terus berulang. Ilham mengimbau masyarakat untuk bersabar dan memanfaatkan air seefisien mungkin selama proses pemulihan.
Hingga saat ini, tim teknis masih terus bekerja keras di lapangan untuk memperbaiki pipa yang bocor.











